BBPP BATU KAWAL SEMANGAT KARTINI MENGHIJAUKAN NEGERI MELALUI TANAM SEREMPAK DI CSR SAMBAS KALIMANTAN BARAT
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim teknis pertanian, penyuluh lapangan, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan, pemerintah desa, kelompok tani, hingga Brigade Pangan setempat. Seluruh unsur bergerak bersama untuk memastikan percepatan tanam berjalan sesuai target.
Dalam pelaksanaan program tersebut, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batu berperan sebagai instansi penanggung jawab Brigade Pangan Kalimantan Barat melalui fungsi koordinasi, pembinaan, dan pengawalan kegiatan di lapangan.
Gerakan tanam serempak ini menjadi simbol sinergi lintas pihak dalam mendorong peningkatan produksi pangan daerah. Momentum Hari Kartini juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya semangat perjuangan, kemandirian, dan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan pertanian.
Khusus di lokasi CSR Desa Pangkalan Bemban, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, luas tanam yang berhasil direalisasikan pada kegiatan tersebut mencapai 0,3 hektare. Sementara itu, dari total areal seluas 15 hektare di lokasi yang sama, hingga April 2026 penanaman telah mencapai 9 hektare. Sisa lahan ditargetkan selesai ditanami pada akhir April hingga Mei mendatang.
Semangat pengabdian juga ditunjukkan Agusmanto, penyuluh pertanian Kecamatan Selakau, yang terus mendampingi petani di lapangan. Ia aktif mendorong percepatan tanam, penguatan kelembagaan tani, serta peningkatan produktivitas sebagai bagian dari perjuangan mewujudkan swasembada pangan.
BBPP Batu terus mengoordinasikan pengembangan Brigade Pangan di Kalimantan Barat melalui pendampingan program, penguatan kapasitas kelembagaan petani, serta percepatan optimalisasi lahan pertanian.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani dinilai menjadi kunci keberhasilan peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Sambas. Upaya tersebut sekaligus mendukung target swasembada pangan yang terus didorong pemerintah.
Melalui gerakan tanam serempak ini, semangat gotong royong diharapkan semakin kuat sehingga target tanam dapat tercapai optimal dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan petani serta ketahanan pangan berkelanjutan.
Reporter : Agusmanto ( PPL )

Posting Komentar