BIG Farmer Meeting di Desa Sabaran: PT FMC Indonesia Perkenalkan Inovasi Teknologi Perlindungan Tanaman kepada Petani

Daftar Isi

 

Sambas, 27 Juni 2026 – Upaya peningkatan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi perlindungan tanaman terus dilakukan. Hal ini terlihat dalam kegiatan BIG FM (BIG Farmer Meeting) yang diselenggarakan oleh PT FMC Indonesia bersama para petani di Desa Sabaran, Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 60 peserta ini melibatkan Gapoktan Mekar Jaya, penyuluh pertanian lapangan (Jaya Harto, S.Tr. P), tim dari PT FMC Indonesia, Koordinator PPL( Juandi, SST ), serta anggota kelompok tani setempat. Acara berlangsung dengan antusias sebagai wadah berbagi informasi dan pengenalan teknologi terbaru di bidang perlindungan tanaman.

Dalam kegiatan tersebut, tim PT FMC Indonesia memperkenalkan berbagai produk dan inovasi terbaru untuk mendukung usaha tani, mulai dari teknologi insektisida, herbisida, hingga fungisida. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani mengenai pentingnya penggunaan produk perlindungan tanaman yang tepat guna, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

PT FMC Indonesia melalui kegiatan BIG Farmer Meeting juga memberikan edukasi terkait strategi pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara terpadu, sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menjaga kualitas hasil panen.


Penyuluh WKPP  ( Jaya Harto, S. Tr. P ) dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan penyedia teknologi pertanian, penyuluh, dan petani merupakan langkah penting dalam mempercepat adopsi inovasi di sektor pertanian.

Selain sesi pemaparan materi dan pengenalan produk, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan interaktif, termasuk sesi tanya jawab serta undian berhadiah yang disambut antusias oleh seluruh peserta.

Melalui kegiatan BIG Farmer Meeting ini, diharapkan para petani di Desa Sabaran dan sekitarnya dapat memperoleh wawasan baru mengenai teknologi perlindungan tanaman modern, sehingga mampu meningkatkan produktivitas usaha tani dan mendukung tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sambas.


Reporter : Jaya Harto ( PPL )

Posting Komentar