BRMP Hadir di Sambas, Poktan Terigas Kembangkan Benih Padi Inpari 32 Seluas 3 Hektare dengan Sistem Tanam Jajar Legowo

Daftar Isi

 

Serunai, Salatiga – 23 Juni 2026

Upaya peningkatan produksi dan ketersediaan benih padi unggul terus dilakukan di Kabupaten Sambas. Melalui program perbenihan dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Kelompok Tani (Poktan) Terigas Desa Serunai, Kecamatan Salatiga, mendapatkan kegiatan pengembangan perbenihan padi seluas 3 hektare dengan menggunakan varietas unggul Inpari 32.

Kegiatan tanam yang dilaksanakan pada Selasa, 23 Juni 2026 ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan ketersediaan benih bermutu bagi petani di wilayah Kecamatan Salatiga dan sekitarnya.

Saat pelaksanaan tanam, umur persemaian telah mencapai 10 Hari Setelah Sebar (HSS) dan menunjukkan pertumbuhan yang baik. Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak yang memberikan dukungan dan pendampingan, di antaranya Tim Kerja CWS Kabupaten Sambas, Fauyan, S.PKP, Koordinator BPP Kecamatan Salatiga, Murniati, SST, para penyuluh pertanian se-Kecamatan Salatiga, Gapoktan Seruni Desa Serunai, Brigade Pangan Karya Muda, serta petani pelaksana kegiatan, Bapak Yatim.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan perbenihan ini mengadopsi teknologi pertanian modern dengan memanfaatkan mesin tanam rice transplanter yang dipadukan dengan sistem tanam Jajar Legowo (Jarwo) 4:1. Teknologi tersebut diterapkan melalui kerja sama antara Poktan Terigas dan Brigade Pangan Karya Muda, mulai dari proses persemaian hingga penanaman di lahan.

Penggunaan rice transplanter memberikan berbagai keuntungan, di antaranya mempercepat proses tanam, menghemat tenaga kerja, meningkatkan keseragaman jarak tanam, serta mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih optimal. Sementara itu, penerapan sistem Jarwo 4:1 diharapkan mampu meningkatkan penetrasi cahaya matahari, memperbaiki sirkulasi udara antar tanaman, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas hasil panen.

Koordinator BPP Kecamatan Salatiga, Murniati, SST, menyampaikan bahwa program perbenihan ini menjadi momentum penting bagi petani untuk menghasilkan benih berkualitas yang nantinya dapat digunakan kembali oleh petani di wilayah setempat.

Sementara itu, pendampingan dari penyuluh pertanian bersama Tim Kerja CWS Kabupaten Sambas diharapkan mampu memastikan seluruh tahapan budidaya berjalan sesuai standar perbenihan, sehingga benih yang dihasilkan memiliki mutu yang baik dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Kehadiran BRMP melalui program perbenihan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendorong modernisasi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan sinergi antara pemerintah, penyuluh, Brigade Pangan, Gapoktan, dan petani, pengembangan benih padi Inpari 32 di Desa Serunai diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan penerapan teknologi pertanian modern yang berorientasi pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

Reporter : Polendi ( PPL )

Posting Komentar