Rakor dan Evaluasi LTT Padi Kabupaten Sambas, Perkuat Sinergi Percepatan Program Strategis Kementan

Daftar Isi

SAMBAS — Upaya memperkuat koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Sambas terus dilakukan. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi Kabupaten Sambas Bulan Agustus dan Target Bulan September 2026.

Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal  27 - 28 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Pertemuan Danau Sebedang, Desa Sempalai Sebedang, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas. Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antarpelaksana, mengevaluasi perkembangan kegiatan, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan dan kendala yang ditemukan di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Pertanian Kabupaten Sambas, Anshari, S.Pt., menegaskan pentingnya kesiapan, kedisiplinan, dan kecepatan kerja para penyuluh pertanian dalam menjalankan tugas. Menurutnya, penyuluh pertanian harus selalu berada dalam kondisi siap melaksanakan tugas, baik dalam melakukan pendampingan kepada petani maupun dalam mengawal berbagai program strategis Kementerian Pertanian di wilayah kerja masing-masing.

“Penyuluh pertanian harus selalu siap dan disiplin dalam melaksanakan tugas. Selain turun dan mendampingi petani di lapangan, pelaporan juga harus dikerjakan dengan cepat dan tepat sesuai arahan pimpinan,” tegas Anshari.

Ia menekankan bahwa pelaporan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam proses pengawalan program. Data dan laporan dari lapangan diperlukan sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut. Karena itu, penyuluh diharapkan tidak menunda pelaporan dan dapat mengikuti setiap arahan yang disampaikan oleh pimpinan maupun tim kerja. Kecepatan, ketepatan, dan kedisiplinan dalam menyampaikan data menjadi bagian dari profesionalisme penyuluh pertanian.

LTT Menjadi Fokus Pengawalan

Evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) menjadi salah satu agenda utama dalam rapat. Capaian bulan Agustus dievaluasi untuk melihat perkembangan realisasi di lapangan sekaligus mempersiapkan strategi pencapaian target pada September 2026. Penyuluh pertanian memiliki posisi strategis dalam proses tersebut. Selain mendampingi petani, penyuluh juga diharapkan mampu memastikan perkembangan kegiatan di wilayah binaan terpantau dengan baik dan dilaporkan secara berkala.

Koordinasi yang kuat antara penyuluh, koordinator penyuluh, Tim Kerja CWS, serta perangkat teknis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan.

Sinergi untuk Percepatan Program Strategis

Kegiatan rapat diikuti oleh unsur Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Tim Kerja CWS Penyuluhan Pertanian Kabupaten Sambas, Koordinator Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Sambas, serta Penyuluh Pertanian WKPP se-Kabupaten Sambas. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk memastikan seluruh unsur memiliki pemahaman yang sama mengenai target dan langkah pengawalan program strategis Kementerian Pertanian. Tidak hanya mengevaluasi angka capaian, pembahasan juga diarahkan pada kondisi faktual di lapangan, termasuk potensi lahan yang dapat dimanfaatkan, kesiapan petani, pelaksanaan kegiatan tanam, serta berbagai kendala teknis maupun administratif.

Penyuluh Dituntut Responsif dan Profesional

Penekanan terhadap kesiapan dan kedisiplinan penyuluh menjadi pesan penting dalam rapat koordinasi tersebut. Di tengah tuntutan percepatan program pertanian, penyuluh tidak hanya dituntut aktif di lapangan, tetapi juga mampu merespons arahan dan menyelesaikan tugas secara tepat waktu. Dengan semangat kerja, kedisiplinan, respons cepat, serta pelaporan yang akurat, penyuluh diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam memastikan setiap program pemerintah benar-benar berjalan dan memberikan dampak bagi petani.

Rakor dan evaluasi ini diharapkan menghasilkan langkah tindak lanjut yang konkret untuk memperkuat pencapaian target LTT Kabupaten Sambas pada September 2026, sekaligus memperkuat sinergi seluruh jajaran dalam mendukung agenda swasembada dan ketahanan pangan nasional.



Reporter      : AG Meh ( Tim Kilat )

Editor          : Kilat


Redaksi KILAT
Kreatif • Inovatif • Luwes • Adaptif • Tanggap
Menginspirasi Penyuluh, Menguatkan Pertanian Indonesia.

1 komentar

Saptino
31 Agustus 2026 pukul 06.51 Hapus
Mantap Semoga kompak mendukung swasembada pangan berkelanjutan
#penyuluheksponensial