IndexPolitica Nilai Kinerja Mentan Amran Tertinggi di Kabinet Merah Putih, Raih Skor 91

Daftar Isi

 

Redaksi KILAT — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menempati peringkat pertama dalam penilaian kinerja menteri Kabinet Merah Putih berdasarkan Government Performance Assessment yang dirilis lembaga riset politik dan kebijakan publik IndexPolitica Indonesia. Dalam penilaian tersebut, Mentan Amran memperoleh skor 91, menjadi nilai tertinggi dibandingkan jajaran menteri lainnya. Hasil ini menempatkan Kementerian Pertanian sebagai salah satu kementerian dengan capaian kinerja paling menonjol dalam evaluasi berbasis kinerja tersebut. (SulawesiPos)

Posisi lima besar berdasarkan infografis yang dirilis IndexPolitica adalah:

  1. Andi Amran Sulaiman – Menteri Pertanian: skor 91

  2. Rosan Perkasa Roeslani – Menteri Investasi dan Hilirisasi: skor 89

  3. Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan: skor 87

  4. Abdul Mu’ti – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: skor 86

  5. Budi Gunadi Sadikin – Menteri Kesehatan: skor 85

Dinilai Berdasarkan Kinerja, Bukan Popularitas

IndexPolitica menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak didasarkan pada tingkat popularitas maupun banyaknya pemberitaan seorang menteri. Evaluasi lebih diarahkan pada pencapaian kementerian yang dapat diukur dan diverifikasi, termasuk keluaran kebijakan, hasil program, efektivitas pelaksanaan, serta dampaknya bagi masyarakat. (SulawesiPos) Founder sekaligus peneliti senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, menekankan bahwa popularitas dan kinerja merupakan dua hal yang berbeda. “Yang kami ukur adalah kinerja, bukan popularitas. Menteri yang sering diberitakan belum tentu menteri dengan kinerja terbaik.” (SulawesiPos)

Enam Dimensi Menjadi Dasar Penilaian

Dalam evaluasinya, IndexPolitica menggunakan pendekatan Evidence-Based Government Performance Evaluation dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA). Penilaian dibagi ke dalam enam dimensi dengan total bobot 100 persen, yaitu:

  • Policy Outcome – 25 persen

  • Policy Output – 20 persen

  • Implementation Effectiveness – 20 persen

  • Public and Economic Impact – 15 persen

  • Policy Innovation – 10 persen

  • Intergovernmental Coordination – 10 persen

Policy Outcome menjadi indikator dengan bobot terbesar karena berfokus pada hasil substantif dan perubahan nyata yang muncul sebagai dampak dari kebijakan pemerintah. (SINDOnews Nasional)

Capaian Sektor Pertanian Jadi Perhatian

Penilaian terhadap Kementerian Pertanian turut mempertimbangkan berbagai data sektoral yang berkaitan dengan kinerja pembangunan pertanian, termasuk produksi pangan, stok pangan, produktivitas serta pelaksanaan berbagai kebijakan di sektor pertanian. (Qoo10 News). Capaian tersebut menjadi perhatian penting mengingat sektor pertanian memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan dan swasembada pangan nasional, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Bagi insan pertanian di daerah, termasuk penyuluh dan petani, penilaian tersebut dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat pelaksanaan program pertanian di lapangan. Keberhasilan kebijakan pada akhirnya tidak hanya diukur dari program yang direncanakan, tetapi dari hasil nyata yang dirasakan petani dan masyarakat.

Kinerja Harus Berujung pada Dampak Nyata

Perolehan skor 91 menempatkan Mentan Amran sebagai peraih skor tertinggi dalam daftar tersebut. Namun, capaian itu sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan berbagai kebijakan dan program pertanian terus memberikan manfaat nyata di tingkat lapangan. Penguatan produksi pangan, peningkatan produktivitas, mekanisasi pertanian, dukungan sarana produksi, serta percepatan pembangunan pertanian menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan pertanian yang semakin modern, produktif dan berdaya saing.

Redaksi KILAT mencatat, penilaian IndexPolitica ini menjadi salah satu gambaran mengenai kinerja kementerian berdasarkan indikator yang diklaim berbasis data dan capaian terukur. Bagi sektor pertanian, capaian tersebut diharapkan dapat semakin mendorong konsistensi pembangunan pertanian yang berorientasi pada hasil dan kesejahteraan petani. (Babel BRMP)


Sumber    : Infografis IndexPolitica Indonesia dan pemberitaan terkait, 8 September 2026.

Editor          : Kilat


Redaksi KILAT
Kreatif • Inovatif • Luwes • Adaptif • Tanggap
Menginspirasi Penyuluh, Menguatkan Pertanian Indonesia

Posting Komentar